Tampilkan postingan dengan label kuMpulan puisi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label kuMpulan puisi. Tampilkan semua postingan

Selasa, 18 Oktober 2011

SKETSA HIDUP


Hari ini kembali lagi ku arungi sekelumit cerca nestapa

Langit enggan bersua

Saat mentari mengecup kening melati

Mata-mata ranting melotot

Saat ku kayuh sepeda melintasi lorong waktu

Nafas ter engah-engah

Jantung menulis puisi

Angin sepoi-sepoi mengajak ku berdiskusi

Bicara dusta dari kelas nista pada sbuah strata

Sampailah pada teras hari ini yang lelah ini

Hidup memang hidup

Hehehehehe

wkwkwkwkwkwk

CINTA MEMANG GOMBAL


Tanpa mu ku merasa sepi hingga tak bertepi dihati

Tanpa mu ku terasa hampa membawa jiwa sungsang tertatih

Untukmu yang ku sayang

Untukmu yang ku cinta dihati

Melihatmu ku terasa bahagia

Hati ku tak mampu untuk berbohong

Apa yang aku dapati dari senyummu

Adalah doa tulus untuk mencintai mu

Kupang

Sabtu, 16 Juli 2011

MAAF

Dalam tatap semu yang tak berujung
Angin malam menyapa dalam belaian galau
Adakah suara sungsang bawakan senyum dari mu
Ingin ku sisipkan sedetik dari detak jantung yang berdetak

Bisikan namamu......

Sejuta kata dari hasrat yang terbata-bata

Maafkanlah smua salah yang ku perbuat
Karna engkau jiwaku terhenti sesaat

Arungi langkah
Debu menyapa ku tak sanggup
Ku harap pintu maaf di hatimu tak tertutup
Biar ku bisa hadir
Buang smua resa dalam resah.

Kamis, 13 Januari 2011

ANJING BEDEBAH

mandi peluh di negeri ini
selaksa kisruh malaikat tak berhati
cacian, hinaan menjadi sarapan rohani
bangunkan jiwa kokoh yang sekarat

negeri ini adalah negeri tak berakal
lahirkan anak menjadi pisau dari ketamakan


dalam hujatan doa
harta yang dipinta
darah dikucurkan lewat dusta dan nista
negeri ini adalah kumpulan bajing loncat



bisa bersua dibalik caruk maruknya harga diri
kalau hidup janganlah berkicau atau cas-cis-cus seperti cecak

maaf bila aku lancang berkilah
sebab di negeri ini

semuanya adalah anjing para bedebah

kpg, 14/01/2011

NOKTAH

Menjadi tamu pada pelipur jiwa
mengulum hangat kau tertetegun
memintal waktu dengan nama kau adalah sajak
bawakan miang-miang rindu terpa resah

disini dalam rebah kekasih
merubah puiing-puing fikir
lahirkan kau atas nama rahim hitam
seogok kalut hasrat tuk bergumul

datanglah
mimpi-mimpi ini
terus ku bawa dalam sadarku
serasara ingin ku toreh meski pekat

ingin ku semaikan peluh tentang engkau
dalam noktah jwa yang resah


Kpg 14/01/2011

Selasa, 26 Oktober 2010

KATA

Maafkanlah kata yang tertata
menimang desah pada tangisan hampa
walau hidup seperti lautan
yang menjulang
penyair adalah bunda dari segala duka
di tanah karang
mengukir puisi diatas cendana
adakah gelisah
membawa lagu peluh
menghujam kata

Senin, 31 Mei 2010

BARANUSA

Baranusa kota kecil di kepulauan pantar
Masih ku ingat dalam bayang yang terpancar
Senyuman mama papa dan opung bineng terbayang
Memberi ku pesona yang buatku melayang


Hingga kini ku tak lupa akan kisah
Tentang baranusa

Dari munaseli hingga manung silikokong
Nyiur melambai dari elang
Hingga menelisik baisong
Semuanya berirama dalam alunan gong yang trus berdentang

Ingin ku bercerita
Dalam irama kata
Tentang baranusa
Kota kenangan akan rasa

Temani asa walau terbalut rasa duka
Jauh dari baranusa membuat hati kuluka
Rindu kampung halaman
Penuh dengan getir rasa penuh harapan

berharap bisa kembali dengan senyuman
walaupun semua itu terbayang dalam lamunan
ku ingin kembali kembali bersama mareka

Kamis, 18 Februari 2010

SURGA RETAK DITELAPAK KAKI IBU

Menangisla bunda
menatap ku pergi
hanya linangan kehancuran mencium jiwa
dewi apalah arti smua yang ku punya
tetapi jiwa dan mata ku telah menyebrangi jembtan murtad
sering ku pinta kabarnya!
Smua itu sirna tertiup sepoinya angin,
jujur bagai bumi dan langit kita brjauhan.
hati dewi hancur linangan mata air,
ketika kau datang sekedar pinta panjtkan doa restu,
malam bermuram durja,
tangisan dewi hanya bisa bersabda kau anak ku,
dan kini kau telah di sebrang yang tak mungkin bisa menyatukan kita.
smuanya hanya kuserahkan pada yang memberi.

PERJALANAN MIMPI

Adakah surau biar daku terlelap
mengakhiri semua pengembaraan ku
sungguh jiwaku keluh
merontah dalam kebisingan waktu
ruh ku terperanjat tanya
apakah ini adalah akhir dari smua
mentari saja enggan disapa malam
aku tak bisa berdendang dengan sonar fikirku
mengalun luka hati demi kau
seribu syair kulantunkan
tapi apa ?
Aku merindukan dia..
Usai saja mimpi ini
esok akan ku lanjutkan
karena satu yang ku tahu dan mungkin alam pun tahu:
"karena cintalah yang membuat diri ini betah dan sesekali bertahan"
ssssttt.....
Jangan ganggu jiwaku yang sedang melukis ribuan senyumanmu di dalam detak jantungku.

Rabu, 10 Februari 2010

KAMPUS ATAU KAMPUNG

Hampir-hampir
Waktu saja ku cumbu
Menyiasati sepi pada sulbi
Menampik keadaan di ruang detik
Mengejar cita pada kesengan dunia
Bahkan sifat kedesaan ku pun termaktub
Saat pengembaraan perintah tuhan
Diistana tuhan kujadikan rumah
Dengan segala kepolosan ku
Cibiran yang sering ku lontar
Larangan dari keharibaan tuhan
Pun sabdakan
Segalah macam ayat-ayat binatang
Ku tuturkan
Anjing
Babi
Kea
Monyet
Terkadang aku memang nabi
Menjadikan rumah tuhan
Seperti rumaku yang reot
Sehingga seenaknya mencumbu perintah tuhan
Dalam pengelanaan ku menjadi tuhan
Hingga ku giring Manusia Menjadi Nabi
Tetap saja !!!!!!
sifat kedesaan ku pun termaktub
Diistana tuhan mareka jadikan rumah
Dengan segala kepolosan
Cibiran yang sering di lontar
Larangan dari keharibaan tuhan
Pun sabdakan
Segalah macam ayat-ayat binatang
Ku tuturkan
Anjing
Babi
Kea
Monyet

Bahkan sifat kedesaan pun termaktub
Di rumah tuhan.

CRISTO RHEI

CRISTO RHEI

Nama ku Ahmad
Aku bersahabat
dengan markus, yohanes, rama dan shinta
seperti surya yang setia bersahabat dengan mega dan bumi
dalam darah ku ada markus, yohanes, rama dan shinta
itulah negeriku berbaur antar suku etnis budaya dan agama

Nama ku Ahmad
Lahir diantara samudra keagamaan
Merangkak
Tertatih-tatih diatas bumi
Tubuh ku nusantara
jiwaku tertambat di Timor
darahku samudra nusantara
senyumku nyiur melambai
fikiranku setajam karang Timor
jari-jemariku
Islam, Kristen, Katholik, Hindu, dan Budha
aku hidupkan
sosok Tuhan dari jemariku
membuatNya terenyum
berdiri kokoh ditanah Timor

Ahmad
Aku bersahabat
dengan markus, yohanes, rama dan shinta
sejuta senyuman terpancar di negeriku
itulah negeriku berbaur antar suku etnis budaya dan agama
nama ku Ahmad
tubuhku kecil
karena sangat kecil
yang terlupakan dimuka bumi
aku lahirkan
wajah Tuhan dengan senyum
tubuh kokoh
berdiri diatas bola dunia
menatap lautan dengan senyuman
memberi berkah
pada pesisir Timor

Nama ku Ahmad
aku hidupkan sosok Tuhan
dengan senyuman
melampaui jagad raya

Ahmad
tubuhku kecil
karena aku sangat kecil
dimata sang pencipta



!!!

Senin, 08 Februari 2010

CERITA TENTANG YENI.R.T

CERITA TENTANG YENI.R.T

Cerita tentang engkau
Sudah setahun
Aku mencoba menyelami jiwamu
Tak ada rasa keluh dan sesal di hatiku
Semakin ku mengagumi mu
Semakin membuatku
Untuk bercerita tentang mu
Kau ajari aku tentang perasaan
Kau ajari aku tentang kata yang membuat luluh setiap yang mendengar
Kau ajari aku tentang makna hidup
Kau ajari aku tentang waktu
Kau ajari aku
Dari apa yang tak pernah kulakukan dalam hidupku
Kau ajari aku untuk mengenal ilahi
Karena engkau
Aku dapat mengerti
Dan kan selalu
Berceita tentang mu
Karena kau telah mengajariku
Supaya aku selalu ada
Dan selalu ada
Demi bercerita tentang mu
Karena kau ajari aku.

BANGSA INI BUKANLAH MILIK KAMI

BANGSA INI BUKANLAH MILIK KAMI

Negeri ini untuk mu
Bukan mili kami
Kaum pinggiran
Kami hanya bisa bernapas
Tapi tak bisa untuk bergerak maju
Berdendang di panggung
Karena negri ini adalah milikmu
Kaum mayor
Tapi bukan buat kami
Kami kaum minor

PENGELANA FIRDAUS

PENGELANA FIRDAUS
For you my brother TYO

Seperti temaram
Rembulan menemani malam
Tawa riang bintang
Bersorai mengalunkan rima
Ada saja
Kata membuat seurat senyum
Demi tarian rima
Kau dan aku berkelana dalam irama
Memburu protes
Pada waktu
Menunjukan jiwa
Karena kita ada
Ada saja tarian alfabetis
Merangkai senyum diwajah kita
Seprti mentari
Bangunkan dunia
Pada mahligai
Yah!!!!!!
Ituulah temaram hidup
Meratapi waktu
Bermain dalam lautan rima
Kau adalah malaikat
Dalam jiwamu ada kudus
Kata-kata mu adalah sabda
Melahiran bunda dari nafasmu
Kau malaikat
Dalam tubuhmu menglir darah sepeti kami
Senyuman mu
Melampau pantai jawa
Menyisiri
Ambon kiser
Flores
Sumba
Timor
Alor dan sabu
Senyum mu
Memabukan jiwa larut dalam sajak kerawang bekasi
Yang pernah kau bisikan
Di tepi firdaus untuk kami
Sabda mu
Mengajarkan kami
Hidup seperti siwalima
Meneguk patika dalam endus waktu
Senyum
brother…….
you my hero
You my angel
For us
TYO

PADOA

PADOA

semenjak waktu rasa ada
bejumpa kalbu anyelir pilu
minag-miang rindu
menabur kasih tubuh sepi
riang-riang safana menyanyikan sabda bumi

Tak ada kata yang mengukir jiwa dengan mahligai cinta
Searas sunyi tapaki jiwa kehampaan hati
Luka kalut tawa
mengukir nestapa enggan bersujud
ah duka
kaukah api yang menyuluh rindu
tapaki jiwa kehampaan hati

luluh hari dengan luka
kata menyisak rindu perih
sepenggal asah pedihnya muram
rindu nestapa
pilu perawan dengan durja
singgah terlelap pada tawa tabu
bisikan waktu
di negeri perawan
memanggil khalifah
mencumbu senyum
leleh waktu menutupi mata

Pagi itu aku kaku
Terengah mentari menyusut
Antara raijua dan mesara
Sukma apa yang kau pancarkan
Dibalik teduh tiris matamu
Apakah hamparan nyiur melambai
Yang mengiris jiwamu
Ataukah lautan donahu
Memberi berkah
Dari peluh tertatih merangkak pada aras
Ataukah padoa
Membuatmu lupa akan dunia
Antara raijua dan mesara
Atulkah kah nawweni
Membuatmu peluh
Tuk beranak pinak
Menghsilkan malaikat
Menabu kasih
Membelai senyumam nawwenni
Di negeri perawan.